7 Hal yang dapat kamu lakukan di dalam Transjakarta

Setiap hari naik transjakarta?  Setiap hari saya menghabiskan waktu 1-2 jam untuk berangkat ke kantor dengan transjakarta, tepatnya dari terminal PGC Cililitan sampai Bundaran Senayan (Transit sekali di Semanggi). Banyak yang bilang kemacetan jakarta itu wasting time, termasuk menggunakan transportasi umum. Kalau dihitung-hitung 3-4 jam saya habis di jalan. Wasting time atau bukan, tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Kalau selama 3-4 jam waktu itu kita habiskan untuk berdiri dan menunggu saja, tentu hanya wasting time. Berikut ini tips agar tidak wasting time, terima kasih untuk teknologi smartphone.

1. Membaca

Membaca di dalam kendaraan umum

Membaca adalah kegiatan yang dapat membunuh waktu secara efektif dan bermanfaat. Kamu bisa menyiapkan buku di tas atau ebook di smartphone. Kalau buku sepertinya agak sulit, apabila dalam kondisi berdiri dan berdesakan di dalam bis. Jadi lebih baik siapkan smartphone dan ebook di dalamnya 🙂

2. Mendengarkan musik/podcast

Mendengarkan musik

Setiap orang suka musik. Siapkan saja playlist lagu di smartphone kamu. Bisa lagu semangat atau galau hehe. bisa juga mendengarkan ceramah podcast dari orang yang kamu kagumi. Hati-hati dengan kabel earphone, seringkali bila terlalu longgar bisa melilit ke penumpang lain bila sedang berdesakan.

3. Menonton Film

1 – 1.5 jam berada di dalam bis sama dengan durasi film di bioskop bukan? Kenapa nggak menyiapkan 1 movie yang belum kamu tonton di dalam smartphone. Lumayan untuk menghabiskan waktu di dalam bus

4. Bermain games

Banyak games yang membuat ketagihan sehingga lupa waktu. Kesukaan saya Candy Crush dan Plant vs Zombie 🙂

5. Internet/Social media/chatting

Bersosialisasi lewat dunia maya tentu bisa jadi pembunuh waktu yang efektif.

6. Tidur/Istirahat

Melepas lelah di dalam kendaraan umum

Bagi yang kurang istirahat, bisa beristirahat di dalam busway. Beruntung jika mendapat tempat duduk. Yang susah adalah sudah berdiri, berdesakan pula. Saya sendiri saya usahakan berdiri sambil bersandar di tiang busway, lumayan untuk mengecharge tenaga

7. Mengaji/menghafal

Bagi yang muslim, ini bisa menjadi waktu yang efektif untuk menyempatkan mengaji atau menghafal ayat-ayat pendek, Tentunya dibaca di dalam hati atau dengan mendengarkan murottal. Saya biasa menggunakan aplikasi android iQuran.

Don’ts

Tambahan dari saya, terkadang kita sering berdesakan, tergencet atau kaki kita terinjak oleh penumpang lain di transjakarta. Bersikap dewasa dan sabar saja, tidak perlu marah, memaki ataupun mengeluh. Memang kondisi transportasi seperti ini, tentu tidak ada penumpang yang sengaja ingin berdesakan atau menginjak kaki orang lain.

Selamat berkomuter 🙂

Posted in Uncategorized | 1 Reply

GSD Summit 2013 Jakarta

MInggu ini saya datang ke acara GSD (Graphical System Design) Summit yang diadakan National Instruments di Jakarta. Mengapa dinamakan GSD? karena setahu saya National Instruments memiliki produk software Labview, yang dipergunakan untuk mendesain blok sistem dan UI nya berdasarkan interface grafis. Hadir dalam acara tersebut para praktisi dan pengguna teknologi terutama di bidang kontrol dan instrumentasi. Saya sendiri pemakai software labview dan produk NI ketika sedang mengerjakan master thesis.

Lalu apa saja di dalam acara ini? Kebanyakan presentasi mengenai fitur dan produk terbaru dari NI. Dari yang disampaikan, yang saya tangkap, mulai banyak produk NI yang digunakan dengan meng-customize FPGA. Hmm mengapa trennya FPGA ya? Seingat saya dulu, untuk implementasi FPGA dengan jumlah area yang luas dibutuhkan biaya yang sangat tinggi hingga ratusan juta. Pneggunaannya pun biasanya untuk keperluan riset sebelum diimplementasikan ke ASIC. Saya hanya menebak  harga chip FPGA semakin murah dan hasilnya jauh lebih cepat daripada menggunakan mikroprosesor.

Yang menarik lainnya adalah demo dari penggunaan produk tersebut, diantaranya kendali quadcopter dengan image processing dan gelombang otak, permainan golf, aplikasi kontroler inverter dan lain-lain. Dibawakan juga presentasi yang menarik dari engineer Daun Biru Engineering. Berawal dari problem untuk mengecek keausan sebuah kompresor, dihadirkan solusi menggunakan sensor jarak yang dipasang pada seker. Menarik juga melihat bagaimana problem yang penting dapat dipecahkan dengan solusi yang seefisien mungkin.

Pada kesempatan itu saya juga bertemu dengan teman perjuangan saat ospek ARC yang kini bekerja di LAPAN. Menarik juga mengetahui perkembangan di Indonesia mengenai dunia satelit dan penerbangan. Saya ingin lebih sering datang ke acara seperti ini. Mencari informasi sebanyak-banyaknya dari pengalaman orang lain dan tentunya saya juga ingin menciptakan pengalamn sendiri kedepannya ^^.

Menjelang Pulang

Ketika postingan ini dibuat, saya sedang berada di hostel Seoul menjelang kepulangan ke Indonesia. Menyimak kembali kehidupan 2 tahun selama di Korea, saya hanya bisa bilang Alhamdulillah. Alhamdulillah sudah menjalani kehidupan 2 tahun tanpa kurang suatu apa. Alhamdulillah sudah menyelesaikan studi Master. Alhamdulillah diberikan kesempatan mengunjungi tempat indah di Korea dan Alhamdulillah diberikan banyak ilmu dan inspirasi. Tentu saja perjalanan 2 tahun ini terkadang ada pahit manisnya, yang terpenting adalah menikmati dan mensyukurinya. I enjoy it, i really have a good time here 🙂 Image Selanjutnya adalah “What Next?” dan juga mengantisipasi pertanyaan disaat lebaran nanti “Udah kerja dimana?” 😀

Jujur saja, saya masih belum ada kepastian pekerjaan apa yang nanti akan saya dapatkan di Indonesia, Tapi anehnya tidak ada perasaan takut, yang ada adalah perasaan senang karena penasaran seperti apa masa depan saya nanti, ada dimana? di pulau apa? hihihi. Yah, seperti anak yang sedang mendapat hadiah dan membuka kado, tapi masih belum tahu apa isi kado tersebut.  Semoga kado yang saya dapatkan nanti, kado yang terbaik untuk masa depan. Aminn

It’s Decided!!

Kemarin saya menghadapi sidang thesis dan Alhamdulillah sudah selesai terlewati . Kurang dari sebulan lagi saya akan pulang ke Indonesia. Ada rasa senang dan sedih akan pulang ke Indonesia. Sedih karena menyesal belum berbuat/belajar banyak selama 2 tahun ini. Senang karena banyak hal :D.

Sebelum memutuskan pulang, saya bimbang apakah pulang ke Indonesia atau bekerja dulu di Korea.  Karena berada disini, saya sempatkan dulu apply ke perusahaan besar seperti Samsung, sayang kandas di proses interview. Sebelumnya juga ditawari oleh professor ke perusahaan kenalannya, namun sampai sekarang belum ada kejelasan. Keuntungan bekerja di korea adalah gajinya besar dan biaya hidup tidak terlalu tinggi, juga menambah pengalaman di tengah majunya industri Korea. Kebutuhan orang asing di korea semakin besar, mengingat dibutuhkan orang yang punya keterampilan sekaligus mampu berkomunikasi bahasa inggris sekaligus untuk kemungkinan ekspansi ke negara berkembang. Apabila saya bertahan beberapa bulan disini untuk mencari kerja, paling tidak ada peusahaan yang bisa saya masuki. Profesorpun juga membantu menawari pekerjaan lain Tapi pada akhirnya saya tolak dan memutuskan untuk pulang ke Indonesia.

Saya punya beberapa alasan untuk meninggalkan Korea.

  1. Komunikasi , Orang korea yang tidak bisa bebahasa inggris, disamping saya sendiri yang pemula bahasa korea. membuat komunikasi saya dan mereka terhambat. Saya pikir komunikasi yang buruk akan membuat kehidupan dan kinerja saya tidak maksimal
  2. Saya sudah puas, Saya sudah puas merasakan hidup di negara 4 musim.  Sudah puas juga menikmati keindahan Korea, jalan-jalan di tempat wisata di Korea (walau ada beberapa yang belum), hingga pada titik saya sudah jenuh dan puas. Saya juga suka mengamati kehidupan orang korea hingga hal-hal yang detail, seperti gaya hidup, etos kerja, kampus., lalu lintas, IT, sistem transportasi, tempat wisata dll. Banyak hal di korea yang menginspirasi saya dan belum banyak diterapkan di Indonesia. Semoga dapat memanfaatkan inspirasi dari Korea, sepulang saya ke tanah air.
  3. Keluarga, Hidup di negeri yang jauh juga membuat jauh orang-orang yang saya sayangi. Walaupun sudah ada teknologi seperti skype, tetap saja ikatan batin terpisahkan oleh jarak .
  4. Indonesia, Hampir setiap hari saya membuka forum skyscrapper city indonesia, berisi tentang perkembangan infrastruktur Indonesia. Dari situ, saya simpulkan indonesia memang luas dan kaya. Masih banyak yang perlu dibangun dan banyak sekali kesempatan untuk berkembang. Walau kondisinya kacau tapi saya yakin makin hari makin baik, justru menjadi tantangan untuk mengembangkan diri di Indonesia. Nice place to live and grow old

905297_10200576737454236_301071240_o

Pada akhirnya, hidup ini pilihan. Tidak ada pilihan yang terbaik. Kita cukup berusaha yang terbaik atas apa yang kita pilih

Join Soundcloud

Hari ini saya baru saja join soundcloud. Soundcloud ini adalah portal berisi kumpulan audio (musik, storytelling, ceramah) yang diupload penggunanya. Tentu saja berkonsep seperti socmed dimana tiap pengguna dapat saling sharing maupun mengomentari hasil upload orang lain, mirip twitter dan facebook.

Banyak pengguna soundcloud adalah pemusik yang umumnya masih indie atau pendatang baru. Tapi justru itu daya tariknya, kita bisa mendengarkan bakat-bakat suara mereka tanpa perlu menunggu di acara seperti X-factor atau Voice of Indonesia. Umumnya lagu yang mereka upload adalah hasil cover lagu yang sudah terkenal, contohnya lagu RHCP dicover menjadi versi akustik, menarik bukan?.Ada beberapa penulis lagu, yang lagunya belum sempat dipublish.  Ada juga beberapa teman saya yang mengunggah hasil karaoke-nya hi hi hi. Saya sendiri bergabung soundcloud untuk hiburan saja, bukan sebagai pengupload karena memang tidak bisa bermain musik dan suara jelek :D.

contoh halaman soundcloud

Bingung Menulis

Bingung mikir.

Kepala  tidak berhenti untuk memikirkan sesuatu, mulai dari yang penting sampai tidak penting. Rasanya ingin ditulis saja di blog, tapi bingung ditulis yang mana he he. Tulisan tentang hal-hal serius biasanya nyangkut di draft. FYI sudah lebih dari 5 draft tulisan tentang hal serius yang belum di-post, karena masih kurang lengkap. Sepertinya harus belajar lagi menulis.

Ok deh, mari mulai sekarang, galakkan lagi satu hari satu postingan 🙂