I can eat Beef

Hari ini saya menemukan informasi mengenai makanan yang bisa saya makan di kantin kampus.

Sebelumnya, pilihan menu yang bisa kami (muslim) makan di kantin sangat terbatas. Kami hanya bisa makan ikan dan sayur. Kalau menu hari itu ayam, dagin atau babi, tentu kami hanya bisa makan sayuran hehe.


Nah, tadi saya iseng-iseng browsing website kampus di bagian  kafetaria. Disitu tertulis informasi mengenai dimana daging dan bahan makanan berasal. Alhamdulillah ternyata daging beef diimpor dari Australia, artinya lemungkinan besar daging tersebut halal karena diimpor dari negara yang notabene beragama samawi (islam, nasrani, yahudi). Well, meskipun tak ada label halal, tapi saya sendiri berijtihad kalau daging impor australia ini halal (insya Allah), banyak steak dan sosis di Indonesia yang dagingnya dari australia yang beredar atau dicap halal.

well pelajaran bahasa korea kali ini

나는 돼지고기를 먹을수없다  , 하지만 나는 쇠고기를 먹을수있다/ nanen dwejigogirel meokelsuopta, hajiman nanen soigogirel meokelsuitta

I can’t eat pork, but i can eat beef

(horree bisa bikin kalimat :D)

4 thoughts on “I can eat Beef

  1. oh ini tho blognya hamka..
    rajin ngeblog juga euy..

    hemm memang berat yah hidup di negeri yang mayoritas non muslim. Nyari yang halal aja susah. Alamdulillah saya masih berada di Indonesia. mau mie ayam, mie pangsit sampe mie godhog juga ada he he..

    • iya mas, semoga istiqomah ngeblognya

      emang masakan paling enaaakkk ada di indonesia, enak dan murah! terlahir di negeri mayoritas muslim dan masakannya enak-enak adalah nikmat yang luar biasa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s