Mahasiswa belajar menjadi professional

Kemarin ketika saya mengedit CV untuk suatu keperluan, ada sesuatu yang tiba-tiba terpikirkan. Pada CV bagian experience, saya memasukkan list-list pekerjaan dimana saya pernah magang. Ternyata lumayan juga ya. Tanpa bermaksud pamer, berikut tempat-tempat dimana saya pernah magang (copas langsung dari CV)

ITB IC Design Lab – Panasonic Singapore Labs, 2010

RTL Engineer

  • Designing architecture of FFT-IFFT module for OFDM system
  • Creating RTL code of FFT-IFFT module

USDI  (Unit Sumber Daya Informasi) ITB , 2009

Junior Network Monitoring Administrator

  • Responsible of network monitoring in ITB
  • Researching network monitoring tools for future use

Versatile Silicon, Bandung, 2009

FPGA Engineer as Internship Program

  • Creating a platform design for generating signal of DVB transmitter
  • Implementing and simulating design into FPGA

Comlabs ITB, 2007 – 2009

Network Administrator

  • Responsible to maintain internet connectivity and various services.
  • Managing Internet services for over 200 workstation and 100 wireless client simultaneously
  • Managing internet services such as webserver, mail server, proxy server, DNS server, PDC, monitoring server.

Salman ITB, 2008 – 2009

Network Administrator

  • Responsible to maintain internet connectivity and various services.
  • Managing Internet services for over 30 workstation and 20 wireless client simultaneously
  • Managing internet services such as webserver, mail server, DNS server

Student Shop , Kokesma ITB, 2007-2008

Administration Staff

  • Responsible to maintain payment & stock system
  • Managing a stock opname once a month

Comlabs ITB, 2008

Linux Training Instructor

  • Teaching Fundamental Linux Server Administration with Linux Fedora.
  • Creating tutorial of building webserver, mail server, DNS server

Yup, saya memang coba-coba magang sejak mulai tingkat dua. Tujuannya sih dari dulu sampai sekarang adalah mencari pengalaman. Kalau ada penghasilan ya alhamdulillah, tapi tujuan saya memang bukan uang. Teringat kata seorang senior, “kalau mahasiswa saat kuliah sudah mulai mengenal uang, maka kuliahnya pasti nggak beres” . Ya mungkin ada benarnya juga. Saya lihat senior-senior ada yang menyelesaikan kuliah 5 sampai 7 tahun gara-gara banyak proyekan. Ada yang sampai DO karena ngurusin bisnisnya.

Di sisi lain, mahasiswa yang sering proyekan itu pasti juga memiliki skill lebih karena pengalamannya, bahkan mungkin melebihi temannya yang lulus cumlaude. Ya, pasti semua ada pros dan cons nya kan, masak mau enak semua sih😀 . Sebenarnya kuncinya ada di manajemen waktu. Pada tingkat 2 , saya kacau sekali manajemen waktunya, sehingga kuliah saya banyak yang jeblok😦 . Mulai tingkat tiga dan empat, lumayanlah. Tapi kalau mahasiswa sampai DO gara-gara bisnis mah, menurut saya sayang sekali😦 . Coba deh pikirkan orang tua, kalaupun anaknya sudah sukses dalam bisnis mereka pasti ingin anaknya memiliki titel karena sudah disekolahkan sedari kecil . Kesimpulan saya, bisnis boleh, asal lulus kuliah juga😀

Kembali ke judul blog, masalah profesionalitas. Apakah dengan magang, profesionalitas mahasiswa bisa dipertanggungjawabkan? Jawaban saya, ya dan tidak. tergantung jenis pekerjaaan magang apa yang dikerjakan. Mahasiswa punya karakter tersendiri dibandingkan pegawai kantoran. Mahasiswa tidak punya jam kerja, dia bisa bekerja kapan saja, siang atau malam, dan tidak punya jadwal fixed, maka keberadaannya pada waktu mendesak pun tidak dapat diandalkan, ya karena bentrok dengan jadwal kuliah atau mengerjakan. tugas Dari karakter itu, bisa ditebak pekerjaan apa yang tepat untuk magang seorang mahasiswa, antara lain asisten lab, riset, admin jaringan (bukan IT support), guru les dll. Yang pasti pekerjaan yang tidak memberikan waktu fixed, seperti pagi sampai sore. Bisa saja, saat para pegawai tidur nyenyak di larut malam, mahasiswa masih berkutat di depan komputer😀.

Selain itu, kalau bidang pekerjaannya mengenai riset atau ngoprek sesuatu, biasanya mahasiswa punya semangat tinggi dalam mempelajari hal yang baru🙂 . Namun sekali lagi, eksistensi mahasiswa agak sulit dipertanggungjawabkan😀 , terkadang dia menghilang begitu saja dan sulit dihubungi (pengalaman😛 ) , ini yang harus dipikirkan oleh pemberi pekerjaan. Dulu waktu saya menjadi admin jaringan di comlabs, terdapat 2 bagian, admin dan IT support. Admin ini bertugas untuk memaintain serivs dan riset-riset servis (biasanya bisa melalui remote) bagian ini masih dapat diisi mahasiswa, nah bagian IT support untuk masalah kesehariannya, bgian ini diisi pegawai yang fixde.

Entah mahasiswa bisa dikatakan profesional atau tidak, yang pasti kita harus menuju kesana, belajar menjadi profesional. Tetap serius kuliah dan tak usahlah pikirkan duit dulu, toh nanti kalau sudah bekerja gajinya bisa berlipat-lipat. Amiiin🙂 . Yang penting tingkatkan skill dan have fun🙂

*maaf kalau tak berkenan dengan tulisan ini, hanya sekedar pendapat🙂

3 thoughts on “Mahasiswa belajar menjadi professional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s