Hiking ke Tangkuban Perahu via Pasir Ipis

Hari sabtu kemarin, saya dan teman-teman melakukan hiking. Rute hikingnya sebenarnya cukup pendek sih, cuman sehari di tangkuban perahu dengan lama pendakian sekitar 4 jam.

Sekitar jam 8 kami berenam berkumpul dan berangkat dari ITB (janjinya jam 6 >.<) . Rute yang kami lewati melewati Pasir Ipis, sebenarnya ada rute lain yang lebih banyak dilewati orang yaitu Jayagiri. Karena ingin coba-coba maka kami melewati Pasir Ipis . Sepanjang perjalanan melewati rumah penduduk, hutan pinus dan hutan semak belukar. Sesekali kami beristirahat, dan mengambil gambar. Akhirnya pukul 12 siang kami mencapai puncak kawah.

jalan tanah melewati rumah penduduk

melewati hutan pinus

Wuiih, pemandangan dari sini bagus banget, setidaknya lebih bagus daripada dilihat daripada dari obyek wisatanya, ya iyalah udah capek-capek naik gunung gitu πŸ˜€ .

pemandangan kawah ratu dari puncak

Disini kami mengunjungi jurang, dimana dibawahnya terdapat kawah orog. Namun sayang seribu sayang, ketika tiba disini kami diguyur hujan deras dan kabut.Β  Apalagi cuma saya yang membawa jas hujan, jadilah kami berenam berteduh di bawah satu jas hujan.Β  Karena hujan tak berhenti-berhenti akhirnya kami memutuskan melanjutkan perjalanan walaupun hujan. Wii, jalan berbatu yang tadinya untuk jalan kaki, menjadi jalan air yang dinginnya bukan main, kaki saya sampai mati rasa.

jurang diatas kawah, setelah itu dihajar badai

Kami sampai ke stasiun petir milik ITB (pantas ada dosen saya yang dijuluki dewa petir πŸ˜€ ) ketika hujan reda, beruntung kami menemukan warung, dimana kami isitirahat sambil mengeringkan baju. Perjalanan dilanjutkan dengan menuruni tebing yang hampir 90 derajat, agak ngeri juga sih kalo terpeleset dan longsor πŸ˜€

stasiun penelitian petir ITB

menuruni tebing curam hampir 90 derajat

Sampai di perbatasan kawah upas dan ratu jam 3 sore, perjalanan sudah ringan karena berupa track keluarga πŸ˜€ . Sisa waktu sebelum petang kami gunakan untuk mengunjungi kawah domas. Disini kami menghangatkan badan dengan berendam air panaas, wiii seru πŸ˜€ .

berendam di kubangan air hangat

Jam 6 petang akhirnya kami pulang dengan naik angkot. Benar-benar perjalanan yang melelahkan dan seru di tengah kepenatan riset dan TA πŸ˜€ .

Lumayan juga untuk refreshing, bagi yang di bandung saya sarankan cobain deh, mengeksplor lebih dalam obyek di sekitarΒ  tangkuban perahu, jangan cuma di puncak ratu saja, obyek wisata lain lumayan dekat soalnya.Β  Perjalanan kami sendiri baru mengunjungi 4 dari 12 kawah . Lagipula dengan hiking kami tidak membayar sepeserpun untuk masuk ke obyek wisata πŸ˜€ .

Akhir kata, leave nothing but footprints, take nothing but pictures πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Hiking ke Tangkuban Perahu via Pasir Ipis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s