20 kilometer per jam

Liburan ini, saya melakukan perjalanan yang panjang dan melelahkan. Kalau dihitung-hitung dari hari Rabu pagi sampai Jumat sore kemarin (60 Jam), saya telah menempuh jarak kira2 1200 kilometer dengan berbaga moda transpotasi, berikut rinciannya
1. Solo-Jakarta .Rabu pagi, berangkat dari Solo ke Jakarta naik kereta api Eksa Tambahan. Aneh juga namanya, begitulah nama kereta api ini yang tertera di tiket. Harganya mahal juga, 230ribu, namanya juga eksekutif tambahan. Jarang2 saya naik eksekutif, fasilitasnya full AC dan dapat makan siang, ada TVnya juga. Oya, perjalanan saya ke Jakarta ini dalam rangka mengantar bapak saya sampai ke Lampung. Isya kami sudah sampai di Jatinegara
2. Jakarta – Merak .Setelah mampir di tempat kakak di Bekasi, dimulailah misi suci saya sebagai sopir mobil. Ini juga merupakan pengalaman pertama menyetir perjalanan jauh. Saat di Bekasi-JAkarta, lalu lintas sudah pasti ramai, disini capek ngopling2 karena kemacetan lalu lintas (duh, aneh orang jakarte, kok bise ye betah idup disini?). Berikutnya masuk jalan tol dalam kota dan jakarta-merak, nyetir di jalan tol itu gampang2 susah. Gampangnya, jalan lancar dan sepi, susahnya, karena sepi dan lancar, maka banyak kendaraan ngebut sehingga sering terjadi kecelakaan.
3. Merak – Bakauheni, tak banyak yang diingat di kapal, selesai memarkir mobil, langsung tepar..
4. Bakauheni – Metro, Melanjutkan perjalanan dengan mobil, kami berhenti istirahat Subuh dulu di restoran Padang (Sumpah, ga akan ditemui warung tegal, lesehan solo ato saung sunda, sudah dijajah orang padang rupanya). Jam 6 sampai di Kalianda, terjadi konvoy kemacetan. Ternyata di depan baru saja ada tabrakan bus vs bus jam 4 subuh tadi, BUsyet sudah 2 jam macet, sudah pasti panjang konvoy kemacetan total ini. Akhirnya ada penduduk setempat memberi tahu alternatif jalan desa di dekat tempat kemacetan mobil kami , masuklah kami ke jalan tersebut. KIra-kira ada 4 mobil (termasuk mobil kami) yang nekat jadi pionir lewat jalur alternatif ini. Ga jelek2 amat kok jalannya, melewati perkampungan orang asli lampung. Akhirnya jam 9 pagi sudah sampai rumah metro

jam 9 -12 : MAndi, tidur 1 jam, jalan2 sebentar, makan siang sebelum pulang naik bis
5. Metro – Bakauheni, naik Bis, duduk di depan sendiri. Sudah berniat ingin melihat TKP kecelakaan bis tadi pagi.. eee lha kok ketiduran -_-
6. Bakauheni-Merak, Naik kapal, kali ini saya naik ke dek penumpang sambil ngeceng2 kali aja ada cewek cakep . TErnyata di kapal yang saya tumpangi ini ada kelas VIPnya lho. Saya lihat dari jendelanya, ada sofa, LCD TV, keren lah. Sementara, saya berdesak2an di dek kelas ekonomi. Jadilah saya duduk manis di belakang bapak2 yang ngrokok sambil liat TV (Pakai jaringan Indovision ternyata). Saat mau turun, melewati kelas VIP yang mewah , sial ternyata yang cakep2 pada ngumpul di VIP
7. Merak- Jogja, Melanjutkan Bis, lumayanlah duduk didepan sambil mendengarkan obrolan sopir dan kernet yang ternyata orang jawa juga Sampai Jogja, saya menghubungi teman disana.. JAdilah saya turun di JOgja, jalan2 di Maliobora dan makan “kucingan” di angkringan dekat stasiun
8. Jogja-Solo, Naik kereta Prambanan Ekspress, banyak ketemu teman2 SMA disini.
9. Stasiun-rumah, kali ini bis kota juga sudah tidak ada, mau jalan kaki bisa bengkak ini kaki. Akhirnya ngojek

Kalau dihitung2 perjalanan ini 1200 km dalam 60 jam, berarti setiap jam saya berlari secepat 20 km per jam !!!

4 thoughts on “20 kilometer per jam

  1. Ih….banyak kali temapat makan yang bukan masakan Padang di sekitar situ [-(
    Orang Padang jadi dituduh menjajah :((

  2. @Kiki
    Ya mungkin bukan masakan padang, tapi yang masak tetap orang padangšŸ˜€
    iya-iya, nggak semuanya padang kok, cuman cari kira-kira yang terjamin kehalalannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s