Radio oh radio

Di tengah jaman perkembangan teknologi ini, dimana banyak bermunculan produk gadget-gadget baru. ada satu gadget yang tidak bisa saya tinggalkan yaitu “Radio” .

Saya mulai menyukai radio sejak kelas 3 SMA, saat itu channel radio yang sering saya setel JPI FM, karena banyak sekali obrolan bahasa jawa yang segar.

Sampai sekolah di Bandung, channel yang sering saya dengar adalah i-radio FM, channel ini banyak memutar lagu-lagu Indonesia dan yang saya sukai adalah ketika channel ini broadcast langsung dari Bandung (Stasiun radio ini merupakan cabang dari i-radio jakarta), karena penyiarnya segar, bersemangat serta sopan (thanks to Urban, Firly, Alny cs).

Saya juga menyukai channel EL Shinta News & Talk, radio ini “hanya” menyiarkan berita-berita dan acara diskusi. Menurut saya, dibanding internet atau TV, kecepatan penyiaran berita lewat radio ini adalah tercepat. Bayangkan saja tinggal telepon ke operator el shinta, informasi bisa disiarkan langsung. Selain update, tiap hari acaranya selalu diskusi, ato boleh dikatakan radio “ngomong” tidak ada lagu, paling cuma iklan. Jadinya tidak kesepian kalau larut malam. TIdak jarang saya tertidur dengan radio ini tetap berbunyi.

Channel selanjutnya yang saya sukai adalah Rama FM, channel ini banyak memutar lagu-lagu dangdut, baik dangdut konvensional maupun dangdut metal aka dangdut cirebonanšŸ˜€. Pokoknya hidup Dangdut !!!

Sayangnya di Bandung ini, saya belum menemukan radio khusus bahasa Jawa. Ada juga namun hanya di jam-jam tertentu. Ada yang tau?

Nah lalu gadget apakah yang selama ini saya pakai untuk mendengarkan radio. Hihi terlalu keren kalo disebut gadget sih . ini dia.

Maaf kalo gambarnya gelap, pakai kamera laptop sih

Radio ini merupakan peninggalan kakak sepupu saya yang merupakan pemilik kamar kos dahulu. Radio ini merknya JVC 838 W. Radio ini merupakan keluaran 70an , sudah dilengkapi kaset danĀ  recorder. Gelombang radio yang bisa ditangkap mulai dari SW, SW1 dst, MW (ga tau apa sekarang masih ada pemancar yang pakai frekuensi ini) sampai FM, namun tidak ada AM. WAlaupun sudah tua (tua mana ya sama radionya ARC??),tapi sampai sekarang masih maknyuss untuk didengar.

Ini nih gambar versi kerennya

radio jadul

10 thoughts on “Radio oh radio

  1. pada JPI FM yg trhormat,mohon siaran berjudul “terawang gaib” tolong dihentikan karena
    1.sangat berbahaya
    2.merusak ahlak orang
    3.menyebarkan kemusyrikan
    ” masak radio menyiarkan hal-hal yang berbau penyesatan.radio kok menyiarkan praktek dukun,serta narasumbernya mencapur-campur al-qur’an.tolong praktek2 seperti itu dihilangkan.ini membuat orang percaya dengan setan,ramalan.jadi apa negara dan generasi muda jika banyak kemusrikan.

  2. @budi
    maaf mas, saya tidak punya hubungan dengan JPI cuma sebagai pendengaršŸ˜€
    kalo masalah acara tersebut, saya setuju dihapuskan saja, impactnya bukan hanya menodai agama atau mental seseorang, tapi bisa membuat pendengar JPI setia lari

  3. kok sekarang jpi udah kagak lucu sih?kaya jamannya aku sma dulu. sekarang dah mulai garing. dulu biasanya iklan di jpi selalu bikin ngakak, but sekarang terlihat biasa-biasa aja kaya’ radio lain

  4. Saya suka radio sampeyan, kebetulam saya kolektor radio jadul mas, puluhan buah dengan berbagai merk dan model saya punya, kalau saya tukar dengan radio baru boleh gak…..serius nich, salam kenal dari Malang jawa timur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s