Command Line Interface (CLI) PAda UNIX

Banyak pakar UNIX yang mengatakan “Jangan bilang pengguna UNIX kalau hanya bisa GUI”. Yah, memang benar demikian, karena sebenarnya GUI UNIX seperti X Windows, muncul akhir-akhir ini, jauh setelah UNIX khususnya Linux populer. BAhkan ada beberapa pengguna UNIX yang tetap tidak mau berganti ke GUI, karena sebagian berpendapat GUI hanya bentuk penipuan, tanpa mengetahui prosesnya, haha….. whatever lah, tapi saya tetap menyukai GUI karena lebih simpel dan kita hanya butuh sedikit interpretasi. KArena, menurut saya komputer memang diciptakan untuk memudahkan manusia berpikir, jadi sah-sah saja kalo GUI memang penting🙂
Namun, karena Linux merupakan Open Source dan dibangun dari banyak pengembang, maka tak sulit kita menemukan perbedaan dalam menjalankan GUInya. CAra yang paling aman dan terstandarisasi yaitu lewat Command Line Interface, atau BAris perintah (seperti DOS pada WIndows). Api dalam melakukan administrasi, kebanyakan komputer UNIX mengandalkan text based, seperti telnet, ssh dan beberapa tool daemon juga menyediakan CLI . Jadi sekali lagi CLI ini penting.Kalau saya sih lebih suka jalankan GUI lalu jalankan terminal… haha.

Berikut ini list beberapa perintah standar shell yang saya ketahui dan fungsinya. T

– ls = Melihat isi direktori
sama seperti fungsi dir pada DOS. saya lebih suka menggunakan ls -la , (atribut l untuk menampilkan list, sementara atribut a untuk melihat senua file, termasuk yang dihidden)
– pwd = UNtuk melihat direktori aktif dimana kita mengetikkan perintah ini (rekursif ya??)
– cd = merubah lokasi direktori aktif, hmmm… sama seperti DOS
– date = Untuk melihat waktu
– cp = untuk melakukan operasi copy
Formatnya cp [lokasi yang ingin dikopi] [lokasi tujuan kopian]
UNtuk mengkopi folder dan seisinya perlu ditambahkan atribut -r
– mv = untuk melakukan pemindahan file
Formatnya mv [lokasi yang ingin dikopi] [lokasi tujuan pindahan, serta nama filenya]
BIasanya fungsi ini juga digunakan untuk me-rename file, dengan meletakkan file hasil rename ke folder yang sama.
– rm = untuk menghapus file dan direktori
untuk menghapus direktori dan seisinya ditambahkan atribut -r (rekursif). Perintah akhir zaman : rm -rf /
– rmdir = menghapus direktori kosong
– mkdir = untuk membuat direktori baru
– cat = menampilkan isi file, seperti text viewer, cuma view dan bukan meng-edit
– find = ini penting!!, mencari file dengan fitur-fitur parametr yang dahsyat, kenapa dahsyat??
pertama, strukturnya : find [direktori dimana akan mencari] [parameter] keyword
[parameter] = -size untuk emnspesifikasikan ukurannya
-name untuk menspesifikasikan nama filenya
-exec untuk menjalankan perintah lainnya
– more = sama dengan cat, namun ditampilkan per halaman
– less = sama seperti more, tapi dapat menampilkan halaman sebelumnya
– tail = text viewer juga, namun langsung menampilkan bagian akhir teks
– head = kebalikan dari tail, menampilkan bagina awal
– hostname = untuk menampilkan nama komputer kita
– whoami = melihat kita login sebagai siapa (rootkah??)
– id = menampilkan identitas user yang sedang logon
– grep = untuk mencari teks dalam file
– man = ini nih paling penting, melihat manual cara menggunakan perintah…
– apropos = untuk mencari fungsi, misalnya kita pengen fungsi yang berhubungan dengan user, ketikkan perintah apropos user, maka yang akan tampil seperti , adduser, chown, dll
– alias = membuat perintah baru, dari perintah dasar, misal ingin kopi folder alias cf, maka perintah alias cf= ‘cp -r’
– echo = mencetak teks ke layar, sangat berguna jika dikombinasikan dengan fungsi ‘>’
– | (pipa, komunikasi antar proses) = Membutuhkan 2 perintah, misalnya saya ingin mencari proses dalam proses list daemon yang mengandung kata ftp, maka saya menggunakan perintah ps -ax | grep ftp
– > (write) = menulis file apa-apa yang ditampilkan ke layar, misal “ls -la > list.log” , akan menuliskan list direktori dalam suatu file “list.log”

– df = untuk melihat space harddisk

– >> (MEnambah) = Sama seperti >, tapi menuliskannya dalam baris terakhir file yan sudah ada, jadi dibutuhkan file pendahuluan.
– ; = UNtuk menjalankan bberapa urutan perintah sekaligus….
– & = menjalankan perintah secara background, misalnya ketika kita konsol kitasedang menampilkan prose dan tidak ada yang bisa kita ketik, maka ketiklah perintah diakhiri dengan tanda “&”
– shutdown = MATIKAN KOMPUTERNYA…..

lebih lanjut baca manual-nya saja, aatau setiap habis menulis perintah diakhiri atribut “–help” untuk penjelasan singkat. Semoga bermanfaat.

One thought on “Command Line Interface (CLI) PAda UNIX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s