Malam sabtu kemarin, saya mendadak pulang ke Solo karena ada hal mendesak. Karena mendadak, maka tiket keretapun dibeli langsung di loket stasiun sebelum berangkat. Biasanya sih tiket Lodaya masih ada sisa tempat duduk, tapi mungkin karena weekend jadi banyak perantau pulang ke Solo. Walhasil saya hanya dapat tiket kelas bisnis berdiri alias tanpa tempat duduk -_- . Keluar loket saya langsung ditawari “oknum” untuk tempat duduk di gerbong restorasi, dengan biaya lebih tentunya. Beuh…. . Resmilah saya jadi gelandangan di kereta api ini
. Berikut tips untuk berdiri tanpa tempat duduk di kereta api.
1. Cari tempat yang nyaman tentunya
Ada beberapa pilihan
pertama,di gerbong restorasi,biasanya menyediakan tempat duduk yang seharusnya digunakan untuk makan bagi para penumpang. Tapi lagi-lagiĀ tempat-tempat seperti ini sudah dikomersilkan secara ilegal oleh “oknum:
Kedua, di bagian ujung gerbong dekat pintu, ada sela jika tempat duduknya di pindah arahnya. Ini tempat yang cukup nyaman dan relatif luas.
Ketiga, kolong dibelakang tempat duduk yang berhadapan. Agak sulit juga menemukan tempat ini, karena memang jarang penumpang yang naik berombongan. Agak sempit dan anda akan terganggu dengan papan tempat makan yang membuat sandaran kepala terasa sakit, tapi tidak berlaku bila anda tidur terlentang ![]()
Keempat, Sambungan gerbong, well… tempatnya cukup luas sih, tapi anda akan terganggu berisiknya suara di sambungan dan lalu lalang orang masuk toilet -_-
Jika tempat-tempat diatas sudah terisi, yah selamat mencari tempat-tempat tidur “ternyaman” menurut anda, bisa di lorong gerbong, di kolong tempat duduk, atau loko ![]()
Kali ini saya beruntung mendapat posisi yang ketiga
2. Persiapkan “tempat tidur” anda
Koran adalah properti wajib dan penting. Bisa juga pesan bantal di kereta @Rp.3000
3. Posisi tidur yang nyaman
Sesungguhnya tanpa tempat duduk adalah surga bagi beberapa orang. Yup, kapan lagi bisa tidur terlentang tanpa khawatir akan penumpang sebangku. Ada 3 pilihan posisi, tidur bersandar, tidur terlentang tapi kaki ditekuk, dan posisi sempurna tidur terlentang. Saya coba posisi pertama, kurang nyaman karena ada papan tempat makan, akhirnya tidur dengan posisi kedua. Malam pun semakin larut dan penumpang semakin sepi yang lalu lalang akhirnya tidur pulas dengan posisi sempurna yang ketiga
4. Perhatikan barang bawaan
Kalau koper taruh saja di rak atas. Kalau tas kecil atau berisi barang penting dibawa langsung atau sambil dipeluk saja dijadikan bantal
5. Miscellaneous problem
Well, karena tidur ada di bawah ada-ada saja barang misterius yang lewat. Seperti botol aqua terjatuh, box makanan jatuh dll. Untung pas waktu itu saya hanya mendapat botol-botol aqua bergelindingan. Waspadalah. kalau-kalau penumpang diatas anda membuang gas beracun, andalah korban pertama
Itulah tips dari saya. Saran saya sih enjoy aja di perjalanan KA , ya mau bagaimana lagi inilah kondisi transportasi umum kita. Minggu siang saya balik ke Bandung dengan kereta yang sama, tapi tidak lagi berdiri. Melainkan duduk dekat jendela menikmati pemandangan dan ditemani ngobrol dengan penumpang cewek sebangku








Loh, kemarin sabtu kmu pulang ke solo to ? koq ga ketemu ya ? padahl aq pulangnya hari jumat loh (beda yah ???)hehhehe…dan sama, ga dapet tempat duduk juga…
Ham, btw, ek.tek pelajarannya dah sampe mana ? aq dah 2 kali ga ikut kul neh…gara2 praktikum…
@wijen
yoi, wah kok ga ketemu ya.. aku pulangnya jumat malem
ektek kmren dibagiin nili UTSnya lho..
wah ham seru nho pulang nggak dapat tempat duduk, itung itung pengalaman….
lagian di solo cuma beberapa jam saja berarti ham??
malam minggu pulang terus senin balik lagi ke bandung?
betapanya perkasanya dirimu ham……
jadi ingat kalo dari yogya pulang ke solo cuma sejam dari yogya kalo naik prameks dan setelah di solo kemudian satu atau dua jam lagi balik ke yogya……
Hamka, lo gw tag di blog gw!
buat info : di sini
Wajib diisi!
hohoho…
hoo..jadi inget, dah lama juga ga naek kereta x_x
belum berubah juga ya ternyata?
mending numpak ekonomi wae le, nek kahanan ngono kui kan ga bedo karo kreto ekonomi to pak
kalau gerbong restorasi kosong, mending disitu aja.
sip, terima kasih atas tipsnya… saya juga sering melakukan perjalanan menggunakan KA tapi selalu dapet tempat duduk… :p
@hida
seru piye, sikile gringingen kuwi ok >_<
@joice
kapan2 ya joice , males intropeksi nih
@bintang
kelamaan ngendon di bandung sih
@afieagp
change, we need (Obama)
@ressay
iyo e, keunggulane mung luwih cepet, tepat waktu . aku yo pas kesusu
@ressay
masalahnya yang di restorasi sudah diperjualbelikan sama oknum mas ..
@masiqbal
wah beruntungnya dirimu ..
pernah nekat naek kereta api berdiri gara2 gak dapat tiket lagi..
tapi gak bisa senyaman yg kamu ceritain ham..duduknya deket toilet soalnya..
@kerlip
wah, iya sih deket toilet ga nyaman
lagian kalo cewek, ga bisa tidur slonjor , saru dilihatnya
msh ada yang lbih enak…..biasanya kalo hari jumat malam tu banyak kali robongan….mending ikutan aja selain bayar separo harga dr tiket resmi bisa bebas cari tempat dimana suka….krn itu bukan rhsia umum lg…..,dr pd sama-sama g dpt tempat tp tiket sama hrganya,mendingan gitu……
kasus yang sama sering saya alami. dan tempat favorit saya adalah ….
……………………………………………..
……………………………………………
………………………………………….
………………………………………..
……………………………………..
…………………………………..
………………………………..
nomer DUA.
yakni diruang sisa antara ‘dinding’ gerbong dengan bangku paling ujung. Biasanya dipakai untuk menyimpan sementera tumpukan bantal yang hendak disewakan. Tapi untuk mendapatkan tempat sorga ini saya harus buruan datang karena sering kedahuluan orang. namanya juga sorga.