Sakit Gigi

23 05 2009

Kutipan lirik lagu Meggy Z

jangankan diriku
semut pun kan marah
bila terlalu… sakit begini

daripada sakit hati
lebih baik sakit gigi ini
biar tak mengapa

Awalnya, sebelum sakit gigi, saya kira lagu ini terlalu hiperbolis memandang sakit gigi sesakit sakit hati. Tapi sekarang, rasanya emang sakit gigi lebih sakit daripada sakit hati. Sumpah, nggak enak banget >.<

Sudah sakit gigi, membuat kepala pusing, jadi nggak bisa mikir buat ujian. Makan nggak enak, minum rasanya ngilu. Sampai mata ini menangis menahan nyeri sakitnya (haha… lebay banget ya..) . Besok harus ke dokter gigi . Sekarang juga baru sadar kenapa ada fakultas khusus dokter gigi.

*sedang sakit gigi, nggak bisa mikir*





Mati lampu sejam, masalahnya seharian :(

7 03 2009

Cerita berawal  dari malam jumat (ngeri deh.. ), jam 10 malam, sebuah instant messenger ke saya “Ham, ITB mati lampu”. Pikiran saya langsung tertuju ke peternakan server  di comlabs , pasti peliharaan-peliharaan ini pada mati karena emang ga ada UPS yang bagus. UPS yang ada cuma bisa mengatasi spike listrik (Denyutan yang terjadi pada tegangan listrik dalam waktu yang cukup singkat ). Tapi ya sudahlah, tidak tahu mati lampunya sampai kapan , besok pagi-pagi saja menghidupkan peliharaan-peliharaan itu. Saya hubungi 2 pawang server lainnya ady & ichsan, untuk juga datang pagi-pagi.

Esoknya, jam 1/2 8 (saya telat bangun >.<),  belum juga selesai masalahnya. Saya datang ke TKP, ternyata, komputer sudah nyala semua . Cuman jaringannya belum jalan, setelah dicek ternyata , switch VLAN yang menghubungkan ke uplink belum nyala. Sial , ternyata hewan ini nggak otomatis hidup lagi :D ,jadi harus dihidupkan manual. Eits, masalah belum selesai, jaringannya masih ga jalan.Ternyata si router ga mau booting, masalahnya VGAnya rusak. OK, dicari VGA pengganti , diganti VGA PCI (masih ada ya VGA model gini :D ) . Setelah itu, masalah selesai, servis-servis udah jalan, hatipun senang :D

Siangnya, setelah jumatan, dapat SMS dari teman “ham, rileks error” . Waduh, hajat hidup orang banyak ini. Tak terbayang, weekend anak ITB bila rileks mati jumat ini.

FYI

1. Rileks adalah forum bersama anak ITB, isinya mulai diskusi ringan, serius, film, multimedia dan masih banyak lagi

2. Sebagian besar anak ITB adalah jomblo

3. Sebagian besar jomblo menghabiskan weekend dengan menonton film, di kosan, sendirian (paling banter sama teman kosnya sesama jomblo :D )

4. Penulis adalah sebagian kecil dari jomblo itu -_-

Jadi kesimpulannya, “no rileks, no weekend “

Kembali ke permasalahan, ngulik-ngulik rileks yang error ternyata susah. Tulisannya ”IPS Driver Error”.  Waktu nyari-nyari di google, solusi permasalahannya pasti Please ask, to our technical support”.halah . Tapi udah dapat dipastikan databasenya eror . Pilihan saya cuma 2, restore ke database hari kemarin atau coba memperbaiki databasenya. Akhirnya kita coba perbaiki dulu databasenya, memakan waktu kira-kira 1 jam (jumlah postingannya banyak). Alhamdulillah setelah direpair, rileks  up lagi :D . Tapi agak-agak ngehang, ups, ternyata tanggal servernya salah dan mungkin mereset saat mati lampu kemarin. Jadi mungkin kronologisnya, mati lampu -> server mati -> server hidup -> tanggal mereset -> database postingan kacau -> database error . Yah akhirnya, rileks kembali normal dan menyelamatkan weekend rilekser :D

Tapi yang saya soroti ini adalah mati lampunya, terbukti dari mati lampu sejam ini, menyusahkan orang selama hampir seharian. Yah semoga jangan mati lampu lagi ya (ngarep…)…





Reborn & Rekap

4 03 2009

Huaah .. udah hampir 3 bulan saya ga ngisi blog. Rasanya ga lengkap kalo catatan perjalanan hidup ini tidak didokumentasikan. Rasanya ada rantai yang putus. Saya menulis blog ini, agar nanti di hari tua bisa mengenang masa-masa ini. Saya sendiri kadang ga percaya apa yang saya tulis 1-2 tahun lalu :P .

Ada banyak kejadian dalam 3 bulan ini, yang sebenarnya ingin saya dokumentasikan. Tapi biar cepet direkap aja deh :D

1.Kepala saya jadi 2 tanggal 29 Desember yang lalu — ga terasa udah 2 dekade di di dunia ini , alhamdulillah :)

2.Dompet saya ilang!!! – akhir tahun lalu — ini yang bikin saya pundung, ga jadi taun baruan dan ga jadi makan2 ultah :D

3. Laptop acer saya rusak LCDnya -awal tahun ini — damn, hidup saya hampa tanpa ditemani si lappie hampir selama 1 bulan

4. Mencoba membongkar sendiri LCD laptop — entah ini perbuatan paling pandai atau paling tolol, yang jelas setelah itu, LCdnya rusak, absolutely !!! :(

5. Dompet saya ketemu!!, isinya pun utuh :) — thanx to bapak yang nemuin dari lembang(lupa namanya, parah banget >_< ), bintang, teteh2 temennya bintang , bapak, ibu, all deh

6. Semester baru, semangat baru

7. Akhirnya melepaskan kepergian acer, menyambut kedatangan si axioo :) — tukar tambah ceritanya

8. Badan saya sakit selama hampir 1 minggu, entah tipes atau gejalanya, yang penting sekarang dah sembuh :)

Kapan-kapan  saya bikinin review lengkapnya, terutama bongkar laptop LCD dodol :)





Moodle dan Kuliah PTI

11 12 2008

Semester ini ada perkuliahan baru bagi mahasiswa tingkat pertama TPB, yaitu KU1073, Pengenalan Teknologi Informasi. Nah, kuliah ini punya beberapa tingkatan, PTI A untuk mahasiswa sakti macam EL dan IF, PTI B untuk level medium untuk mahasiswa FITB dan FTSL, dan PTI C untuk mahasiswa cupu macam SF, FTI dan SITH :D . Nggak ding, pembagiannya berdasarkan kebutuhan materi akan teknologi informasi.

Kuliah ini ada praktikumnya, asisten PTI A ditangani langsung oleh mahasiswa IF dan asisten PTI B-C diserahkan open rekrutmen asisten dan asisten Comlabs. Kebetulan saya kebagian getah membuat website e-learning http://kuliah-pti.comlabs.itb.ac.id/ , untuk PTI B-C, menggunakan moodle. Niatan saya sih habis webnya jadi, jalan trus ditinggal kabur :D . Tapi kok ada rasa ngganjel untuk mengamatinya secara langsung di lapangan, masuklah saya jadi asisten PTI. Setelah dihitung jadwal kosong dan wetonnya, saya kebagian jadwal anak SF Internasional dan SITH. Harusnya sih ngasistenin pake bahasa Inggris, tapi karena kemampuan English pas-pasan, saya main tabrak aja campuran English + Indonesia + logat jawa + bahasa isyarat , haha…

Web moodle yang dipakai ini punya banyak fitur, kasih tugas, upload file, forum, kuis banyaklah. Sejauh ini belum banyak dieksplorasi di perkuliahan ini, paling-paling cuma untuk upload tugas. Oya, di ITB sendiri juga menggunakan moodle di web http://kuliah.itb.ac.id/ dan beberapa jurusan seperti FT dan IF juga menggunakan CMS ini. Selain media web, e-learning juga diimplementasikan lewat milis. Salah satu perkuliahan saya Sistem Mikroprosesor kelas Pak Waskita, membuat satu milis untuk siswa di kelasnya (maaf pak, saya ga pernah posting, bingung sih mo posting apa :D ). . Namun fasilitas-fasilitas diatas belum terpakai sepenuhya, kurang malah. Hanya beberapa dosen yang memanfaatkan fasilitas itu, beberapa perkuliahan bahkan tampak mati suri. Kalau dibandingkan dengan punyanya tetangga masih kalah jauh aktivitas dan kontennya.

Yah namanya juga teknologi, tentu akan tidak berguna jika tidak diikuti budaya dari pengguna teknologi. Satu contoh, email, satu fasilitas yang penting dan wajib bagi mahasiswa. Setiap mahasiswa pasti punya satu akun email, lebih dari satu malah. Tapi seberapa sering inboxnya dibuka? seberapa sering berkirim email? . Kalau ada pengumuman, media yang paling efektif tentu email, beruntung jurusan saya punya milis khusus civitas yang kebanyakan isinya pengumuman . Pernah ada teman mengeluh, sekali buka inbox pasti penuh ato belum tahu pengumuman karena belum ikut milis… pliss deh >.<. Yah setidaknya cek email sehari sekali, luangkan uang untuk ke warnet setiap hari. Saya waktu semester 1 TPB saja bela-belain ke curi ngenet di LAb IF ato ke warnet jam 2 pagi, masa situ lemah kali (Lhah kok saya jadi marah-marah sih hehe)

Koreksi nilai lewat moodle

Koreksi nilai lewat moodle


Akhirnya, praktikum PTI ini selesai, dan saya baru saja selesai merekap nilai praktikum. Nah, inilah enaknya moodle, nilai mahasiswa bisa dipantau, dicek, diekspor ke excel. Kalau ada masalah tinggal kirim email (Y komplain nilai juga ga nyampe 5 email). Thanx to Agi, Ulfi, Anggi n Sofi yang telah membantu mengasisteni . Buat adik-adik praktikan, saya minta maaf kalo ada kesalahan dan khilaf.

Waktunya sirius, minggu depan ujian kita….





Tips Berdiri/Tanpa Tempat Duduk di Kereta Api

18 11 2008

Malam sabtu kemarin, saya mendadak pulang ke Solo karena ada hal mendesak. Karena mendadak, maka tiket keretapun dibeli langsung di loket stasiun sebelum berangkat. Biasanya sih tiket Lodaya masih ada sisa tempat duduk, tapi mungkin karena weekend jadi banyak perantau pulang ke Solo. Walhasil saya hanya dapat tiket kelas bisnis berdiri alias tanpa tempat duduk -_- . Keluar loket saya langsung ditawari “oknum” untuk tempat duduk di gerbong restorasi, dengan biaya lebih tentunya. Beuh…. . Resmilah saya jadi gelandangan di kereta api ini :) . Berikut tips untuk berdiri tanpa tempat duduk di kereta api.

Tiket berdiri tanpa tempat duduk

Tiket berdiri tanpa tempat duduk

1. Cari tempat yang nyaman tentunya
Ada beberapa pilihan

pertama,di gerbong restorasi,biasanya menyediakan tempat duduk yang seharusnya digunakan untuk makan bagi para penumpang. Tapi lagi-lagi  tempat-tempat seperti ini sudah dikomersilkan secara ilegal oleh “oknum:
Kedua, di bagian ujung gerbong dekat pintu, ada sela jika tempat duduknya di pindah arahnya. Ini tempat yang cukup nyaman dan relatif luas.
Ketiga, kolong dibelakang tempat duduk yang berhadapan. Agak sulit juga menemukan tempat ini, karena memang jarang penumpang yang naik berombongan. Agak sempit dan anda akan terganggu dengan papan tempat makan yang membuat sandaran kepala terasa sakit, tapi tidak berlaku bila anda tidur terlentang :D
Keempat, Sambungan gerbong, well… tempatnya cukup luas sih, tapi anda akan terganggu berisiknya suara di sambungan dan lalu lalang orang masuk toilet -_-
Jika tempat-tempat diatas sudah terisi, yah selamat mencari tempat-tempat tidur “ternyaman” menurut anda, bisa di lorong gerbong, di kolong tempat duduk, atau loko :D
Kali ini saya beruntung mendapat posisi yang ketiga

2. Persiapkan “tempat tidur” anda
Koran adalah properti wajib dan penting. Bisa juga pesan bantal di kereta @Rp.3000

3. Posisi tidur yang nyaman
Sesungguhnya tanpa tempat duduk adalah surga bagi beberapa orang. Yup, kapan lagi bisa tidur terlentang tanpa khawatir akan penumpang sebangku. Ada 3 pilihan posisi, tidur bersandar, tidur terlentang tapi kaki ditekuk, dan posisi sempurna tidur terlentang. Saya coba posisi pertama, kurang nyaman karena ada papan tempat makan, akhirnya tidur dengan posisi kedua. Malam pun semakin larut dan penumpang semakin sepi yang lalu lalang akhirnya tidur pulas dengan posisi sempurna yang ketiga :D

4. Perhatikan barang bawaan
Kalau koper taruh saja di rak atas. Kalau tas kecil atau berisi barang penting dibawa langsung atau sambil dipeluk saja dijadikan bantal

5. Miscellaneous problem
Well, karena tidur ada di bawah ada-ada saja barang misterius yang lewat. Seperti botol aqua terjatuh, box makanan jatuh dll. Untung pas waktu itu saya hanya mendapat botol-botol aqua bergelindingan. Waspadalah. kalau-kalau penumpang diatas anda membuang gas beracun, andalah korban pertama :D

Itulah tips dari saya. Saran saya sih enjoy aja di perjalanan KA , ya mau bagaimana lagi inilah kondisi transportasi umum kita. Minggu siang saya balik ke Bandung dengan kereta yang sama, tapi tidak lagi berdiri. Melainkan duduk dekat jendela menikmati pemandangan dan ditemani ngobrol dengan penumpang cewek sebangku :D





Dialog absurd dan ringan @NgupingJakarta

8 11 2008
Ini blog benar-benar membuat saya ngakak. Penghilang stress-lah pokoknya. SIlahkan buka NgupingJakarta . Isinya berupa dialog singkat dan absurd yang didengar pelaku lalu dikirim ke nguping.jakarta@gmail.com . Blog ini memang adaptasi dari Overheard in New York. Berikut cuplikannya,
Teman #1: “Wah.. Hotel ini keren juga, hotel apaan sih, baru yah…?”
Teman #2: “Iya… Keren bo…”
Ketika melewati pintu masuk hotel
Teman #1: “Eh bo… Ini namanya HOTEL ENTRANCE.”

Teman #2: “Oohh… Hotel entrance, baru pasti, gua baru liat, keren juga nih hotel entrance…”

Didengar oleh teman #3 yang ingin mencopot papan petunjuk itu dan menjejalkannya ke mulut mereka.

WKwkwkwk…. dodol pisan..

Mas-mas: (nyolek kenek) “Bang, bagi apinya dong…”
Kenek: “Emangnya gue naga…”

Metromini 640, didengar oleh penumpang yang ingin loncat turun.

:lol:





Ketegangan H-1 UTS Medan

5 11 2008

Ingin tahu ketegangannya? Skrinsut YM ini bisa menjelaskan status pada sore hari ini

Skrinsut YM

Skrinsut YM

Tampaknya anak-anak elektro 2006 lagi pada serius belajar medan. Lhah saya malah sempet-sempetnya ngeblog hihi… Saya pasrah deh, yang penting dah blajar mati-matian.  Ada pepatah mengatakan “Lebih baik mandi keringat di medan latihan, daripada mandi darah di medan perang”. Yang intinya, entah medan latihan kek, medan perang kek, yang jelas besok itu UTS MEdan haha….

*lagi error





Anak-anak kucing

14 10 2008

Hari ini, kucing yang biasa saya panggil Emeng membawa anak-anak kucingnya ke dalam rumah, rupanya selama ini ia merawat kucingnya di loteng. Awas aja kalo boker di rumah haha…

TApi anak kucing berjumlah 3 orang ini lucu-lucu. Walaupun cuma kucing kampung tapi bulunya tebal kayak ulat bulu hehe.. Ini skrinsutnya

Kasih bundo kuciang kepada anak kuciangnya…

Si Ulet Bulu

Kakak beradik, hitam putih

Lhah, kok ane jadi kek pecinta animal ya, post yang lalu aja tentang kodok hahaha…





Ada Kodok di Pinggir Kolam

12 10 2008

KEmarin malam, suasana malam ditambah dengan korekan kodok. Paginya terjepret tersangkanya hehe..





Kelakuan preman aparat di Samsat

11 09 2008

Kemarin saya pergi ke kantor Samsat Pajajaran Bandung. Keperluannya untuk meminta cek fisik bantuan dan cap pengesahan bukti cek. CEritanya motor saya sudah expired STNK-nya, jadi harus diperpanjang, Nah karena plat nomor Solo, maka pembayaran pajak harus dilakukan di SOlo. Sementara, motornya di Bandung, jadi cek fisiknya disini.
Dari awal saya pergi ke samsat, saya sudah yakin pasti banyak calo. Benar saja, ketika sampai disana, beberapa orang menawari jasanya pada saya (”Perpanjangan a’?). Sebenarnya memakai jasa calo sah-sah saja sih, namanya juga jasa pasti ada imbalannya. Saya tetap mengurus sendiri. Lagipula di samsat tersebut ada spanduk yang intinya jangan memakai jasa calo

Di loket cek fisik, sudah ada plang tulisan besar “TIDAK DIPUNGUT BAYARAN”. Namun yang membuat saya kesal adalah kelakuan aparatnya sendiri. Pertama ketika saya minta bantuan cek fisik ke seorang petugas cek fisik, ia meminta bayaran Rp. 10.000 . Saya nggak terima “Lho, katanya ga dipungut bayaran?” . Dia menjawab nggak jelas, “Itu kalo di loket cek fisik a’blabla… . Yang namanya cek fisik kan ya di lapangan kan??, lagipula dia itu petugas cek yang mestinya udah digaji .OK-lah, saya beri uang, sebagai pengganti uang lelah dan saat itu hari hujan, walaupun saya sudah kesal.

KEkesalan yang kedua, Saat di loket cek fisik, disitu ada 1 petugas (karena memakai seragam dinas) dan 2 orang lain (saya kira ini pasti calo). Saya minta untuk cap pengesahan bukti cek fisik. Orang yang saya kira calo ini, menawarkan untuk mengurusi ke kantor sebelah blablabla… Saya tak pedulikan, lha wong saya cuma minta cap saja. Akhirnya formulir saya diisikan oleh seorang calo di tempat itu juga, petugas pemberi capnya lagi sholat katanya. Tapi kata calo tadi ada biaya tambahannya. Yang benar saja, saya bersikeras karena sudah jelas tidak dipungut bayaran. Akhirnya petugas yang asli datang, syukurlah pikir saya. Saya dipanggil, disuruh menyerahkan KTP, lalu ia mengambil pamflet prosedur perpanjangan STNK. Seperti sudah fasih, ia menunjukkan kalau STNK yang bukan miliknya (memang STNK saya atas nama ibu saya) diharuskan memakai surat kuasa dan bermaterai. Sesaat, saya pikir mungkin benar harus pakai surak kuasa dan bayar materai. Saya berargumen, kalau saya datang cuma untuk cek fisik dan ngurusnya tetap di kota asal. Lagipula, kalau pakai surat kuasa bukan urusan petugas cek fisik. Akhirnya petugas tadi memberikan cap. Berarti secara eksplisit, dia sebenarnya menyatakan, kalau yang diutarakannya tadi hanya bohong belaka.
Huh, mungkin ada ratusan orang lain  seperti saya. Coba bayangkan misal ada 100 motor yang diurus tiap hari dan tiap-tiap orang dimintai Rp. 10.000 . Jadi dalam sehari Rp 10.000 x 100 = satu juta. Sebulan 30 Juta!!

Kekesalan saya terhadap oknum petugas negara ini antara lain,
1. Gajinya dibayar rakyat namun Berbohong pada rakyat
2. Sholat di jam kerja (jam 14.00), memang sholat adalah kewajiban . Tapi kantor pemerintah sebesar samsat pasti punya jam makan dan sholat. Jam 12.00 – 13.00 saya kira
3. Kongkalikong dengan calo
4. Berperilaku seperti preman dengan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat
5. Tega-teganya melakukan hal-hal diatas di bulan suci Ramadhan

Nama oknum petugas pemberi cap tadi: Bripka Soeroso . Tanpa bermaksud mencemarkan nama baik, semoga Allah memberikan petunjuk agar beliau bertobat dari rezeki yang haram.
Kalau ingin cek fisik coba cek fisik mesin saja sendiri, minta formulir dan cari Nomor Rangka dan MEsin sendiri. Sebenarnya ada petugas khusus, tapi biasanya menarik bayaran.